Bandung – Apa syarat sebuah SUV selain tampang garangnya? Ya, performa yang ditawarkan juga harus beringas, sehingga SUV yang identik dengan bodi bongsor tidak kewalahan untuk diajak menjelajahi medan manapun.
Itulah yang coba ditawarkan Toyota terhadap SUV andalannya, Toyota Fortuner. Apalagi ketika persaingan di segmen SUV mulai ketat, setelah beberapa kompetitor juga menghadirkan model sekelas. Maka, hadirlah Toyota Fortuner berteknologi mesin VNT. Bagaimana rasanya?
kedapatan versi TRD Sportivo dengan transmisi manual 5 speed. Semakin menantang karena dengan transmisi manual, akselarasi dan performa mobil bisa lebih terasa, apalagi Toyota mengklaim ada peningkatan tenaga pada Fortuner varian mesin VNT ini.
Kalau sebelumnya, bermodalkan mesin dengan kapasitas yang sama, 2 KD-FTV IL 4Cyl 16 Valve DOHC D-4D, dengan tenaga 102 PS dan torsinya 260 NM. Namun, mesin yang sama tersebut ditambahkan teknologi VN Turbo dan intercooler, sehingga tenaganya melonjak jadi 144 PS dan torsinya 343 Nm.
Dari luar, tidak ada yang berbeda dengan varian lainnya, hanya saja, penyematan teknologi VNT, memngharuskan Toyota membologi bagian tengah kap mesin untuk aliran udara agar lebih maksimal. Selain fungsinya, perubahan ini juga mendongkrak tampilan Fortuner menjadi lebih sporty.
Kesan serupa juga terasa saat masuk kedalam kabinnya, yang sebelas dua belas dengan varian lainnya. Setelah mendapatkan posisi duduk yang ideal, saatnya menyalakan mesin. Bruumm… suara khas mesin diesel pun terdengar.
Hanya saja, lagi-lagi, sensasi suara mendesis karena aliran udara pada VN Turbo memberikan sensasi tersendiri, seolah mengajak pengemudi untuk memacu si bongsor ini. Meskipun berkesan sangar, namun injakan pedal koplingnya sangat lembut, sehingga semakin memudahkan dalam mengoperasikan tramsisi manualnya.
Mengambil start di Cilandak Town Square, mobil pun melaju. Mesin VNT merespon dengan presisi setiap injakan pedal gas, sehingga dorongan akselarasinya terasa sejak putaran mesin rendah sekalipun, dan sama sekali tidak terasa “turbo lag”.
Sayangnya, khusus soal peredaman kabin, bila dibandingkan Kijang Innova versi mesin diesel, suara mesin diesel Fortuner VNT ini masih terdengar masuk ke dalam kabin, apalagi saat pedal gas diinjak agak dalam.
Namun, handling yang ditawarkan sedikit lebih baik karena yang digunakan merupakan versi TRD Sportivo, selain sudah disematkan bodykit tambahan, juga setingan suspensi dibuat lebih keras. Fortuner VNT mulus meluncur di jalan tol Cipularang dengan kecepatan tinggi, meski memang di beberapa titik lintasan, gejala limbung masih sedikit terasa.
Akselarasi yang lebih galak ini juga semakin terasa manfaatnya saat memasuki kemacetan lalu lintas di kota Bandung. Meski bodinya bongsor, Fortuner VNT tidak ketinggalan dalam urusan stop and go.
Juga ketika diajak menuju kawasan Lembang, Bandung, dengan jalan yang sempit, bergelombang dan tak jarang rusak, serta sarat dengan tanjakan berliku, Fortuner VNT tidak meninggalkan kecemasan pada pengemudi.
Kalau biasanya sedikit ngos-ngosan ketika melahap tanjakan sedikit ekstrem, kali ini dengan mesin diesel VNT, hanya bermodal gigi 2 dan gigi 3, Fortuner VNT sanggup meladeni rute yang berliku tersebut. Mantap!
Toyota sukses menawarkan performa yang lebih beringas pada Fortuner, sehingga sosoknya kini semakin lengkap, tidak hanya bertampang gahar dan bertubuh bongsor, tapi juga punya performa yang beringas.
Teknologi Variable Nozel Turbo (VNT) yang juga dilengkapi intercooler inilah yang menjadi rahasia kejantanan Fortuner VNT. Varibale Nozel Turbonya bertugas mengisi tenaga di putaran bawah, lalu akan diteruskan intercooler saat putaran mesin meninggi. setelah itu, tugas intercooler juga yang mendinginkan udara yang masuk ke mesin untuk mendapatkan kerapatan molekul udara.
Sumber : mobil.otomotifnet.com
Demikian Informasi mengenai Test Drive Toyota Fortuner VNT, Sudah Sah jadi SUV Beringas semoga berguna dan bisa bermanfaat buat kita semua.

Baca juga artikel yang mungkin terkait :